Home / Kegiatan

Thursday, 27 October 2022 - 23:25 WIB

DPW ILDI Sidoarjo Gelar Pelatihan Calon Instruktur, Cetak Instruktur Kembangkan ILDI di Kecamatan

DPW Ikatan Langkah Dansa Indonesia (ILDI) Sidoarjo menggelar Pelatihan Calon Instruktur ILDI Angkatan 1. Pelatihan menghadirkan nara sumber dari DPP ILDI Dra. Rini Hukom dan Ning Puspa. Sebanyak 31 peserta dari Sidoarjo, Bojonegoro, Pasuruan, Kota Malang, mengikuti pelatihan selama 4 hari, Kamis-Minggu (27-30/10) di Sidoarjo.

Pada pembukaan pelatihan, Kamis (27/10) pagi, Rini Hukom menjelaskan peserta diberi pengetahuan seputar ILDI dan keorganisasianya. “Materi ada sejarah organisasi ILDI, sejarah langkah dansa yaitu line dance, istilah langkah dansa, step dasarnya, pendalaman istilah langkah dansa, etika instruktur khususnya instruktur Ikatan Langkah Dansa Indoensia, pengenalan step sheet, teknik dan irama dansa, dan bagaimana beat dan ketukannya, didaktik metodik, peran instruktur dalam diklatbang itu sendiri, mars ILDI,” kata Rini. Dalam pelatihan juga diajarkan 7 langkah koreografi yang semuanya menggunakan lagu Indonesia.

Dari pelatihan ini, peserta akan mendapatkan sertifikat nasional dari DPP ILDI sehingga bisa digunakan untuk mengajar di seluruh wilayah Indonesia. “Walapun disertifikat itu berbunyi bahwa ini (pelatihan) ditingkat provinsi, maksudnya diadakan di provinsi Jawa Timur, tapi mereka berada dimanapun itu (sertifikat) berlaku dan nantipun mereka ikut (pelatihan) lanjutan di Jakarta secara nasional mereka akan tetap bisa mengikuti,” ujar Rini.

Peserta mengikuti pemaparan materi yang disampaikan Rini Hukom

Ditambahkan Ketua Bidang Organisasi DPP ILDI ini, setelah mengikuti pelatihan level pertama, peserta bisa mengikuti pelatihan level lanjutan di Jakarta. Level lanjutan berisikan berbagai materi.

“Lanjutannya adalah menambahkan pengetahuan mereka, bagaimana membuat koreografi, bagaimana menuliskan step sheet, bagaimana menjuri. Karena kalau di daerah masing-masing mereka ada lomba maupun tingkat provinsi daerah, kabupaten, kota, mereka sudah tahu pakem-pakem menjuri di Ikatan Langkah Dansa Indonesia,” ujar Rini.

Dia berharap instruktur ILDI ini nantinya bisa meluaskan ILDI, menjadi instruktur handal bersertifikat, santun dan beretika.

Pelatihan Calon Instruktur ILDI Angkatan 1 ini secara resmi dibuka oleh Ketua Umum KORMI Kab. Sidoarjo H. MG. Hadi Sutjipto, S.H., M.M. Tjipto, sapaannya, menyambut baik pelatihan ILDI.

Masfufah (tengah) dan Hadi Sutjipto (3 kanan) bersama Ning Puspa (2 kanan), Rini Hukom (3 kiri)

“ILDI ini termasuk tulang punggung KORMI karena selalu tampil yang terbaik. Langkah dansa, penampilannya selalu senyum, ini termasuk membantu pemerintah. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) itu salah satu unsurnya adalah bahagia. Bahagia melalui dansa. Di KORMI kita anjurkan kepada semua anggota dalam olahraga apapun selalu tampil ceria senyum,” kata Wakil Bupati Sidoarjo periode 2010-2015 ini.

Dia menjelaskan olahraga masyarakat haruslah tersenyum agar bahagia sehingga IPM dapat tercapai.

Sesuai Perpres 86 Tahun 2021, tambah Tjipto, tentang Desain Besar Olahraga Nasional terdapat komponen olahraga masyarakat. KORMI memiliki tugas mengolahragakan masyarakat, memasyarakatkan olahraga, KORMI membawa masyarakat Indonesia sehat dan bugar.

Sementara, Ketua DPW ILDI Sidoarjo Dra. Hj. Masfufah, M.MPd., menjelaskan kegiatan pelatihan calon instuktur ini sudah digagas dan diajukan ke DPP ILDI sejak tahun 2020. Namun pandemi covid19 membuatnya tertunda. Dia mengatakan dengan adanya pelatihan ini menambah tenaga instruktur ILDI dan bisa mengembangkan ILDI di kecamatan.

DPW ILDI Sidoarjo, peserta pelatihan dan pengurus KORMI Kab. Sidoarjo berfoto bersama

“Cita-cita kami dari dulu ingin merangkul kecamatan supaya ada wadah ILDI yang benar-benar coraknya ILDI bukan sekadar dansa-dansa ngawur, supaya ada wadahnya, kami ingin dengan mencetak instruktur ini akan kami sebarkan untuk melatih di kecamatan-kecamatan yang membutuhkan,” kata Masfufah.

Selain itu, pelatihan ini menjadi bekal bagi pegiat olahraga yang akan mengikuti FORNAS VII di Jawa Barat. Melalui pelatihan, cabang inorga peraih medali emas FORNAS VI tahun 2022 Sumsel kategori beregu usia 40 tahun keatas ini sudah mulai bersiap menghadapi FORNAS VII mendatang. (aws/rr)

Share :

Baca Juga

Kegiatan

Hari Sepeda Dunia, Komunitas Selisi Kampanyekan Bersepeda ke Tempat Kerja

Kegiatan

BPKJ Berubah Menjadi Yayasan Jantung Indonesia, Sriatun Subandi Dikukuhkan Sebagai Ketua YJI Cabang Sidoarjo

Kegiatan

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional Kab. Sidoarjo

Kegiatan

Pengurus Perwatusi DPC Sidoarjo Dilantik, Bambang Setiyono Rangkul Pengurus untuk Kerja Bareng

Kegiatan

KOSTI Sidoarjo Pecahkan Rekor Indonesia-Dunia

Kegiatan

Senam Bersama Lansia Meriahkan HUT Ke-77 Republik Indonesia

Kegiatan

Tonjolkan Kekhasan Sidoarjo FORMI Sidoarjo Kenalkan Senam Lontong Kupang

Kegiatan

Asosiasi Yoga Sidoarjo Berikan Sumbangan untuk Lansia di UPT PSTW Pasuruan