Home / Prestasi

Thursday, 24 June 2021 - 11:04 WIB

Atlet Trail Run Sidoarjo Graceline Delfarona Menaklukan Gunung Rinjani

Graceline Delfarona di Gunung Rinjani

Graceline Delfarona di Gunung Rinjani

Tidak ada target menjadi juara saat mendaftar kompetisi lari lintas alam (trail run) Rinjani 100. Keinginannya cuma ikut event-nya saja. Begitu dilakoni, wanita Sidoarjo berdarah Maluku ini malah berdiri di podium 1 mengalahkan peserta dari Indonesia di podium 2 dan Inggris di podium 3.

Graceline Delfarona mengaku menghindar untuk mengikuti lomba trail run Rinjani 100 di Gunung Rinjani Lombok pada 4-6 Mei 2018 lalu. Anggota Delta Runner ini sempat mendapatkan informasi bahwa lintasan alamnya cukup berat dan sulit. Namun karena dia hanya berniat menemani temannya yang ikut event internasional itu Grace pun mendaftar untuk kategori putri 27K.

“Saya memilih kilometer yang paling pendek karena masih baru, lalu saya tidak mau susah. Ternyata waktu itu saya lihat medannya sangat susah. Disitu saya latihan terus biar bisa finish. waktu itu target saya hanya bisa finish atau cut off time,” cerita Grace.

Tak disangka hasil akhirnya diatas harapan. Anak pertama dari 4 bersaudara ini menang pada kejuaraan lari yang diikuti 39 negara dalam waktu 6 jam 21 menit 33 detik.

Grace yang tercatat sebagai anggota komunitas Freeletics Sidoarjo kembali menjajal kemampuannya untuk mengikuti Mantra Summits Challenge pada 15 Juli 2018. Dia tidak menganggap enteng medan yang dilaluinya. Mantan atlet basket Tri Dharma Sidoarjo ini harus berlari mulai pukul 04.00 pagi.

“Arjuno, Welirang termasuk gunung besar dan buat kita gunung besar itu sudah ampun, lah, dan track-nya buat saya, kalau bahasa trail itu teknikal sekali. Jadi kayak berbatu, pasir, lumpur. Tahun lalu saya lihat review-nya kayak kapok, bahkan pelari Asia Trail Master yang rankingnya diatas mereka mukanya bete. Menurut saya Asia Trail Master aja ngomel apalagi saya, kan,” kenang karyawan salah satu rumah sakit swasta di Surabaya ini sembari tertawa kecil.

Baca juga  Pelantikan DPW ILDI Cab. Sidoarjo Masfufah: Kami Lebih Bersemangat dan Mengekspresikan Diri

Saat itu Grace sudah memasang target untuk bisa naik podium lagi. Jalur-jalur alam yang dilalui dalam waktu 9 jam 18 menit nyatanya membawa Grace berhasil berdiri di podium 2.

Kemenangan anak dari Frenes Roberth Muskitta dan Ekana Joes Soerjo ini tidak didapatkan instant tanpa latihan. Badannya yang tampak tangguh menerjang alam sudah ditempa sejak dia jatuh cinta pada trail run Tahun 2016.

“Di alam kita lebih seperti jalan sendiri, lebih menantang, lebih ke challenge diri sendiri, kayak bikin kita lebih fokus lagi,” kata Grace mengungkapkan alasannya menyukai lari melintasi alam pegunungan.

Grace rajin berlatih di Gunung Arjuna dan Gunung Penanggungan saat libur atau disela-sela waktu kerjanya. Jika tidak sempat berlatih ke gunung, pengidola Emelie Frosberg ini mencari alternatif lain dengan berlari sekitar 15 kilometer ke Lumpur Lapindo. Dengan prestasi dan target-targetnya wanita kelahiran Surabaya pada 6 Oktober 1990 ini memiliki keinginan jangka panjang untuk bisa ikut UTMB (The Ultra-Trail du Mont-Blanc).  

Tahun 2019 ini Grace merencanakan untuk kembali mengikuti Rinjani 100 kategori 36 kilometer. Sebelum mengikuti Rinjani 100 dia ingin ikut Tahura Trail Running Race 2019. Dia juga berharap tahun depan makin banyak perempuan pemberani di Sidoarjo dan Jawa Timur untuk mengikuti trail run. (rr)

Catatan Prestasi

Graceline Delfarona

Tahun 2016

May Trail Run 12K (podium 3)

BTS 100 Ultra 30K

Tahun 2017

Ijen Trail Run 42K

BTS 100 Ultra 70K

Kelud Volcano Vertical Run 10K (podium 4)

Tahun 2018

Rinjani 100 27K (podium 1)

Mantra Summit Challenge 30K (podium 2)

BTS 100 Ultra

Keterangan foto utama : Graceline menelusuri track di Gunung Rinjani

Share :

Baca Juga

Prestasi

Adi Rosadi Idamkan Sidoarjo Punya Sarana Latihan BMX

Kegiatan

Bersiap, KORMI Kab. Sidoarjo Akan Menjadi Prototipe Sport Tourism di Jatim

Prestasi

FORMI Kab. Sidoarjo Sumbang 19 Kemenangan untuk Jawa Timur

Prestasi

Zimmi Akhmad Melatih Skill BMX dengan Bertanding

Prestasi

Yulianto, Bangga Kibarkan Merah Putih di TAFISA 2016

Prestasi

Ketua Umum KORMI Sidoarjo MG. Hadi Sutjipto Raih Penghargaan Pembina Olahraga Dari Unsur Perorangan dari Gubernur Jatim

Prestasi

H. MG. Hadi Sutjipto Dinobatkan Sebagai Tokoh Pengembangan Olahraga Rekreasi Kabupaten Sidoarjo

Prestasi

Deni Indra Permana Unggul Pada Kejuaraan BMX Local Heroes Series 2018