Ketua inorga, komunitas, dan kampung olahraga masyarakat (KOM) desa se-Kabupaten Sidoarjo mendapatkan banyak arahan dari Ketua Umum KORMI Kabupaten Sidoarjo H. MG Hadi Sutjipto, S.H., M.M. Pak Tjip, sapaannya, menjabarkan perkembangan KORMI Kabupaten Sidoarjo dan langkah-langkah ke depan diacara Sosialisasi Kelembagaan Organisasi bagi Inorga, Komunitas dan KOM se-Kabupaten Sidoarjo, Senin (27/10/2025). Pak Tjip menuturkan tugas KORMI meraih cita-cita Indonesia Bugar Tahun 2045 merupakan tugas mulia yang akan terus dikawal. KORMI sebagai pelopor olahraga masyarakat harus menggerakkan masyarakat agar gemar berolahraga, dan bergaya hidup sehat.

KORMI Sidoarjo yang lahir tahun 2011 menunjukan perkembangan yang pesat. Dikatakan Pak Tjip, KORMI telah mendahului KORMI Nasional dengan membentuk koordinator kecamatan, dan pada tahun 2012 KORMI Sidoarjo membentuk KORMI Kecamatan. Selain itu, jumlah Inorga dan komunitas yang berhimpun di KORMI Sidoarjo terus bertambah. “Alhamdulillah kita kedatangan anggota baru, FKTI (Federasi Karate Tradisional Indonesia, red), ini inorga yang sudah ada di pusat, provinsi hingga kabupaten kota, dan hadir komunitas Satya Buana, kantor pusatnya di Pasuruan, sudah ada pengakuan Kemenkumham,” ujar Pak Tjip menyambut serta mengenalkan inorga dan komunitas yang baru bergabung di KORMI Sidoarjo pada acara sosialisasi.
Dimomen ini Pak Tjip sekaligus mengingatkan inorga dan komunitas yang ada di KORMI Sidoarjo agar tertib secara administrasi, diantaranya memiliki ADART, kepengurusan yang aktif, dll, untuk mewujudkan organisasi yang profesional. Dalam kegiatan ini, inorga dan komunitas diminta melengkapi berkas-berkas organisasinya agar setiap langkah organisasi menjadi lebih terarah dan mudah dievaluasi.
Lanjut Pak Tjip, agenda KORMI adalah FORPROV III di Jember tahun 2026 dan FORNAS IX di Sulawesi Tengah tahun 2027. Pak Tjip menyoroti pasang surutnya prestasi KORMI Sidoarjo. Support Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo kepada pegiat cukup besar, mulai dari memberangkatkan ke FORNAS hingga memberi reward, namun kecenderungan pegiat bila diberangkatkan oleh pemerintah, pretasi menurun. Sebaliknya, jika berangkat dengan biaya mandiri, prestasi meningkat. “FORNAS berikutnya akan ditata siapa yang akan berangkat ke FORNAS. Saya berharap kepada inorga untuk semangat berlatih,” tegas Pak Tjip.

“Saya harapkan ini (pegiat) muncul dari kampung olahraga masyarakat. Kita getol sosialisasi olahraga ke sekolah, kita harus melakukan pengkaderan dan punya kader. Nanti kita akan adakan FORKAB. Saya berharap dari kampung olahraga muncul bibit pegiat,” tambahnya.
Kegiatan Sosialisasi Kelembagaan Organisasi bagi anggota KORMI ini digelar untuk meningkatkan pemahaman kelembagaan serta pentingnya tertib administrasi dan tata kelola organisasi, menyamakan persepsi dan arah kebijakan organisasi, memperkuat sinergi dan koordinasi antarorganisasi. Untuk mencapai maksud dan tujuan acara tersebut Sekretaris Umum KORMI Kab. Sidoarjo Suwignyo, S.H., memberikan materi organisasi dan Wakil Sekretaris II RR. Nia Faridahwati, S.Sos., memaparkan data organisasi KORMI Sidoarjo. (Bidang Media dan Promosi)


















