Secara khusus Ketua Umum KORMI Nasional Hayono Isman bersama perwakilan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Dewan Pakar KORMI Nasional berkunjung ke KORMI Kabupaten Sidoarjo untuk melihat langsung Kampung Olahraga Masyarakat (KOM).
Hayono bersama Ketua Umum KORMI Kab. Sidoarjo H. MG. Hadi Sutjipto, S.H., M.M., didampingi Ketua Umum KORMI Jatim Dr. H. Hudiyono, M.Si., mendatangi KOM Kelurahan Magersari Kecamatan Sidoarjo yang meraih 2 kali berturut-turut juara 1 Lomba Kampung Olahraga Masyarakat se-Kab. Sidoarjo.
Kedatangan Hayono dan rombongan disambut meriah oleh Ketua KOM Magersari H. Subandi dan ratusan warga KOM Kelurahan Magersari, anggota Cabang Organisasi Olahraga Masyarakat (COOM)/komunitas KORMI Kabupaten Sidoarjo.

Dihadapan masyarakat KOM Magersari, Hayono mengatakan, “Awalnya kami (KORMI) akan hadir bersama Bapak Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga RI, beliau ingin lihat olahraga masyarakat di Kabupaten Sidoarjo karena katanya Kabupaten Sidoarjo sudah masuk dalam radarnya Kemendagri sebagai kabupaten yang berhasil membangun olahraga masyarakat.”
Pada kesempatan bertemu warga, Hayono menjelaskan Peraturan Presiden Nomor 86 Tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional, didalamnya tertera Indonesia Bugar 2045. Hal itu menandakan saat ini Bangsa Indonesia belum bugar.
Hayono menjelaskan sehat saja tidak cukup, tapi perlu kebugaran supaya tetap produktif dan kompetitif. Ia mencuplik lirik Lagu Kebangsaan Indonesia Raya “Bangunlah jiwanya bangunlah badannya” agar Bangsa Indonesia membangun badannya. Disebutkannya kebugaran Bangsa Indonesia masih tertinggal dengan Negara Jepang, China, dan menyusul Vietnam.
Ia pun meminta sedari dini anak-anak tidak hanya dilatih menjadi juara dalam pertandingan olahraga, namun harus menjadi juara dalam kehidupan.

“Karena dalam kehidupan yang nyata anak-anak kita harus harus bersaing untuk hidup yang baik, kalau mereka tidak produktif, tidak kompetitif kasihan dengan anak-anak cucu kita, kasian bangsa kita kedepan akan kalah dengan bangsa lain,” ujarnya.
Olah karena itu, Hayono bangga dan senang bisa melihat langsung KOM Magersari masyarakatnya membangun fisik bugar bermental juara.
Lebih lanjut mengenai KOM, Hayono memberikan apresiasi adanya KOM yang dibentuk oleh KORMI Kabupaten Sidoarjo. Dia memberikan semangat untuk tetap berolahraga meski minimnya perhatian dan bantuan dari pemerintah.
Keterlibatan masyarakat pada olahraga masyarakat semakin tahun terus bertambah. Ia mencontohkan kehadiran pegiat olahraga berdasarkan dana dan alamat yang tercatat, di FORNAS VI Sumsel 11.436 pegiat, FORNAS VII Jabar 23.317, sebanyak 90 persen pegiatnya hadir dengan biaya mandiri. Nantinya FORNAS VIII tahun 2025 akan dilaksanakan di NTB dan tahun 2027 FORNAS IX akan dilaksanakan di Jawa Timur. Ia mengharap jumlah pegiat terus bertambah.

“Harapan kita pemerintah bisa melihat ini manusia-manusia mandiri yang tidak pernah menyerah untuk berolahraga, dikasih (anggaran) Alhamdulillah, tidak dikasih, ya, jalan terus. Ini harus jadi perhatian pemerintah,” kata Hayono.
Dia berharap melalui Kabupaten Sidoarjo dan Jawa timur, Indonesia bangkit menuju Indonesia Maju 2045. “Tanpa SDM (Sumber Daya Manusia) yang produktif, dan kompetitif, berfisik bugar dan bermental juara tidak mungkin kita mewujudkan Indonesia Maju, sampai kapanpun kita akan kalah dengan bangsa lain,” kata mantan Menteri Pemuda dan Olahraga RI ini.
Menutup sapaannya kepada masyarakat KOM Magersari, Hayono mengutarakan ingin belajar dari KORMI Kabupaten Sidoarjo karena KORMI yang lain masih belum seperti Kabupaten Sidoarjo. (tim)

















