Komitmen KORMI Kabupaten Sidoarjo meningkatkan kebugaran dan kesehatan masyarakat untuk meraih cita-cita Indonesia Bugar 2045 dilakukan dengan berbagai upaya. Diantaranya dengan membentuk Kampung Olahraga Masyarakat di Sidoarjo. Tahun ini KORMI Sidoarjo telah mengukuhkan puluhan Kampung Olahraga Masyarakat. Pada Senin (2/9/2024), KORMI Kabupaten Sidoarjo menambah daftar Kampung Olahraga Masyarakat dengan mengukuhkan 23 desa se-Kecamatan Wonoayu. Pengukuhan pengurus Kampung Olahraga Masyarakat dilakukan oleh Ketua Umum KORMI Kab. Sidoarjo H. MG. Hadi Sutjipto, S.H., M.M., di Balai Desa Jimbaranwetan. Ketua Kampung Olahraga Masyarakat desa se-Kec. Wonoayu yang dikukuhkan secara massal ini seluruhnya dijabat oleh Ketua TP PKK Desa.
Usaha KORMI menggerakkan masyarakat berolahraga mendapatkan dukungan dan perhatian dari Pemkab Sidoarjo dengan hadirnya Plt. Bupati Sidoarjo H. Subandi, S.H., M.Kn., dihadiri pula Plt Camat Wonoayu Drs. Imam Mukri Afandy, M.Si., beserta Forpimca, Kepala Desa Jimbaran Wetan Umilatin bersama kepala desa se-Wonoayu.
Pak Tjip, sapaan MG. Hadi Sutjipto, menjelaskan Peraturan Presiden Nomor 86 Tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang beriisikan arah kebijakan pembinaan dan pengembangan keolahragaan nasional dalam lingkup olahraga pendidikan, olahraga rekreasi, olahraga prestasi dan industri olahraga. Olahraga rekreasi menjadi tanggungjawab KORMI, merupakan olahraga yang dilakukan masyarakat sesuai dengan kondisi dan nilai budaya masyarakat setempat untuk kesehatan, kebugaran, dan kegembiraan.

“DBON mengamanahkan usia Indonesia Emas tahun 2045 masyarakat Indonesia harus sehat dan bugar. ini tugas KORMI. Ini luar biasa Wonoayu, karena yang mampu mengerakkan olahraga itu ibu-ibu. jadi saya harapkan ibu-ibu supaya bisa menggerakkan anak-anak, bapak-bapaknya/suaminya, lansia, semuanya gemar berolahraga. Jadi Alhamdulillah Wonoayu ibu-ibu siap menggerakkan olahraga,” ujar Wakil Bupati Sidoarjo periode 2010-2015 ini.
Lebih lanjut dijelaskan Pak Tjip, KORMI telah banyak berkiprah untuk Sidoarjo, baik dalam mencetak prestasi pegiat/atlet hingga mengajak masyarakat berolahraga. Prestasi pegiat terus bertambah dari waktu ke waktu. FORNAS (Festival Olahraga Masyarakat Nasional) yang diselenggarakan setiap 2 tahun sekali menjadi ajang pembuktian diri, bahwa KORMI Sidoarjo telah banyak mengukir prestasi dengan membawa pulang medali dari berbagai jenis olahraga. Tahun 2025, kata Pak Tjip, KORMI Kab. Sidoarjo akan mengikuti FORNAS VIII di NTB memperkuat KORMI Provinsi Jawa Timur.
“Alhamdulillah Sidoarjo sudah berkembang luar biasa, kita pernah menyandang predikat terbaik di Jawa Timur dan tanggal 6 Desember 2023 dinobatkan sebagai KORMI kabupaten/kota terbaik se-Indonesia, Alhamdulillah karena memang gerakannya (KORMI) luar biasa,” kata Pak Tjip.

KORMI secara masif membangun olahraga masyarakat, menghidupkan olahraga tradisonal dan UMKM. Seperti yang tampak pada acara pengukuhan di Desa Jimbaranwetan, di area acara meja-meja UMKM berjajar menjual makanan dan minuman bikinan warga, masyarakat datang untuk berolahraga bersama, diikuti komunitas sepeda jengki, dan sepeda gunung. Anak-anak hingga lansia riang bermain olahraga tradisional seperti tarik tambang, gobak sodor. egrang, dakon, dll.
Pak Tjip menuturkan, pada kunjungan kerja Ketua Umum KORMI Nasional Hayono Isman ke Sidoarjo mengapresiasi permainan dakon yang dihidupkan KORMI Sidoarjo. “Pesan Pak Hayono Isman pada saat datang ke Sidoarjo melihat dakon terkejut, karena dakon mempunyai falsafah yang tinggi. Zaman dulu orangtua kita, kakek nenek kita sambil nuturi anaknya, cucunya sambil main dakon. Disitu sambil tutur-tutur dan mengatur strategi, strategi jangan sampai kalah, jangan sampai masuk ‘wok’. Itu dipikir jumlah bijinya masuk ke lubang berapa,” kata pria yang juga menjabat sebagai Ketua Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Sidoarjo ini.
Plt Bupati Sidoarjo Subandi menyatakan pihaknya sangat mendukung terbentuknya Kampung Olahraga Masyarakat Desa dan muncul kampung olahraga masyarakat di semua desa di Sidoarjo. Seperti halnya yang dilakukan seluruh desa di Kecamatan Wonoayu.
Subandi juga berterima kasih kepada KORMI karena organisasi olahraga masyarakat tersebut terus menggerakkan olahraga masyarakat. Masyarakat Sidoarjo semakin bersemangat dan gemar berolahraga.
“Kita sangat berharap kegiatan-kegiatan olahraga di masyarakat semakin tumbuh dan berkembang dengan adanya Kampung Olahraga Masyarakat Desa seperti ini. Seperti senam bersama, ini tidak hanya menyehatkan, namun juga meningkatkan keguyuban antar warga,” ujarnya disela acara.
Subandi mengatakan, kegiatan olahraga bersama seperti ini memiliki multiplier effect. Selain sehat, guyub rukun, kegiatan ekonomi dapat tumbuh. Masyarakat yang memiliki usaha dapat mengenalkan produknya secara luas. Lewat kegiatan olahraga bersama, kata Subandi, akan menumbuhkan UMKM-UMKM yang ada. (tim)

Desa yang dikukuhkan sebagai Kampung Olahraga Masyarakat se-Kec. Wonoayu ;
- Desa Pilang
- Desa Jimbaranwetan
- Desa Wonokasian
- Desa Pagerngumbuk
- Desa Plaosan
- Desa Ploso
- Desa Mulyodadi
- Desa lambangan
- Desa Karangpuri
- Desa Jimbarankulon
- Desa Mojorangangung
- Desa Sumberejo
- Desa Semambung
- Desa Sawocangkring
- Desa Simoanginangin
- Desa Ketimang
- Desa Wonokalang
- Desa Candinegoro
- Desa Simoketawang
- Desa Popoh
- Desa Tanggul
- Desa Wonoayu
- Desa Becirongengor

















