Kabupaten Sidoarjo menjadi satu dari 6 kota/kabupaten di Jawa Timur yang ditunjuk sebagai pelaksana Kejuaraan Antarkampung (Tarkam) Kementerian Pemuda dan Olahraga RI. Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sidoarjo sebagai penyelenggara di daerah menggandeng para mitranya menyemarakan acara. KORMI Kabupaten Sidoarjo dengan basis massa komunitas olahraga masyarakat yang besar bersuka cita mendukung dan meramaikan kegiatan tersebut.
Sekitar 415 massa dari cabang organisasi olahraga masyarakat (COOM), komunitas dan Kampung Olahraga Masyarakat (KOM) KORMI Kab. Sidoarjo berkumpul pada pembukaan Tarkam di Lapangan Timur GOR Kab. Sidoarjo, Sabtu (24/8/2024) pagi. Diantaranya Asosisasi lntruktur Aerobik dan Fitnes lndonesia (ASIAFl), Ikatan Langkah Dansa lndonesia (ILDl), Persatuan Liong dan Barongsai Seluruh Indonesia (PLBSI), Pushbike Delta Eagle, Persatuan Olahraga Tradisional lndonesia (Portina), Yayasan Jantung lndonesia (YJI), Yayasan Asma lndonesia (YAI), Senam Tera lndonesia (STI), Asosiasi Tianxia Taiji Quan lndonesia (ATTI), Persatuan Olahraga Pernapasan lndonesia (PORPI), Aerobik Alternatif, Perkumpulan Warga Tulang Sehat lndonesia (Perwatusi), KOM Kelurahan Magersari, KOM Desa Siwalan Panji, KOM Desa Bligo, KOM Desa Kalitengah, KOM Pucang.
Tarkam dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bidang Budaya Sportivitas Kemenpora Dr. Ir. Hamka Hendra Noer, M.Si. Dalam sambutannya Hamka menyampaikan pesan Menpora tentang Tarkam. “Semoga Tarkam Kemenpora ini mampu menggelorakan masyarakat dari paling bawah untuk berolahraga dan membidik bibit-bibit atlet olahraha yang nantinya bisa mewakili Kabupaten Sidoarjo atau Jatim sebagai candradimuka atlet berbasis nasional,” papar Hamka.
Dikatakan Hamka, Tarkam diselengarakan di 100 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. “Dan Jatim mendapat 6 titik termasuk Sidoarjo oleh karena itu mari kita maksimalkan Kejuaraan Tarkam di Sidoarjo, mudah-mudahan dapat memproduksi atlet mewakili Sidoarjo, Jawa Timur dan Internasional,” ujarnya. Hamka berpesan agar dalam Tarkam para peserta berkompetisi secara fairplay, wasit berlaku adil dan menjunjung semangat kebersamaan.
Kepala Disporapar Yudhi Iriyanto lebih lanjut menjelaskan kegiatan Tarkam diikuti peserta dari 18 kecamatan yang rata-rata siswa SMP. Apabila para siswa ini berhasil meraih juara akan diikutkan pada POPDA Jatim bulan November di Bangkalan. “Salah satu tujuannya adalah anak-anak ini yang sudah punya posisi prestasi itu nanti ketika mereka diposisi ini, tingkat prestasinya tinggi kita bisa masukan di PODA,” kata Yudhi.
Kejuaraan Tarkam yang digelar 24-26 Agustus 2024 melombakan 4 cabor; voli, atletik lari cepat, bulutangkis dan senam. “Nah, untuk yang senam ini kebanyakan dari masyarakat ibu-ibu yang dilibatkan. Jadi mudah-mudahan nanti KORMI yang men-support kami terkait adanya agenda ini minimal kolaborasi antarmitra kami ini bisa terbangun untuk menumbuh kembangkan olahraga di Sidoarjo,” lanjutnya,
Yudhi berharap kegiatan ini akan lebih gebyar dan Kemepora bisa melibatkan Sidoarjo pada acara Tarkam tahun 2025. “Kami ingin melibatkan KORMI, semua mitra semua pemangku kepentingan yang berhubungan dengan olahraga untuk meningkatkan membangkitkan olahraga di Sidoarjo,” pungkasnya.
Sementara Ketua Umum KORMI Kab. Sidoarjo H. MG. Hadi Sutjipto, S.H., M.M., mengatakan KORMI mendukung Kejuaraan Tarkam. “Alhamdulillah Sidoarjo termasuk yang ditunjuk menjadi tempat kegiatan Kejuaraan Antarkampung (Tarkam) seperti yang disampaikan Staf Ahli Kemenpora bahwa kita sudah waktunya menggerakkan semua lapisan masyarakat, dimulai dari olahraga di kampung, olahraga masyarakat, jadi akhirnya akan ada bibit-bibit olahraga prestasi yang diawali dari pembinaan olahraga masyarakat,” kata Pak Tjip, sapaannya.
Kejuaraan Tarkam, lanjut Pak Tjip, bisa dikembangkan di Sidoarjo berkolaborasi dengan Kampung Olahraga Masyarakat. KONI dan KORMI harus ada kerja sama yang baik karena olahraga masyarakat berpotensi masuk ke olahraga prestasi.
Pak Tjip berharap Kejuaraan Tarkam menjadi agenda tahunan agar cita-cita Indonesia Bugar 2045 tercapai yaitu dengan menggerakkan semua lapisan masyarakat mulai anak-anak hingga lansia. (aws/rr)

















