Senam bersama mengawali kegiatan Pengukuhan Kampung Olahraga Masyarakat (KOM) Desa Se-Kecamatan Jabon di Kantor Kepala Desa Kupang. Kepala desa beserta istri, pegiat senam dari berbagai kelompok senam, masyarakat di tingkat RT/RW menggerakkan badannya mengikuti gerakan instruktur senam. Kesehatan dan kebugaran menjadi tujuan kegiatan hari itu, Jumat (19/9/2025) pagi.
Selepas senam, acara inti pelaksanaan pengukuhan pengurus KOM Desa se-Kec. Jabon masa bakti 2025-2029 dimulai. Sebanyak 13 desa yaitu Desa Balongtani, Desa Dukuhsari, Desa Jemirahan, Desa Keboguyang, Desa Kedungcangkring, Desa Kedungpandan, Desa Kedungrejo, Desa Kupang, Desa Panggreh, Desa Permisan, Desa Semambung, Desa Tambak Kalisogo, Desa Trompoasri dikukuhkan oleh Wakil Ketua V KORMI Kabupaten Sidoarjo H. Totok Supriyono, S.H. Ketua pengurus KOM di Kecamatan Jabon mayoritas dijabat oleh Ketua TP PKK Desa.
Totok, dalam sambutan arahannya mewakili Ketua Umum KORMI Kabupaten Sidoarjo H. MG Hadi Sutjipto, S.H., M.M., menjelaskan tentang profil singkat keberadaan KORMI kepada pengurus KOM.

“Apa manfaat kegiatan KORMI dan apa bedanya KORMI dan KONI, ada yang masih tanya seperti itu. Kalau KONI membidangi olahraga prestasi, olahraganya terukur, seperti renang, dll. Kalau KORMI olahraga masyarakat, olahraganya bergembira, bisa senyum. Tapi sama dalam struktur organisasinya. Dalam KORMI ada pengurus mulai kabupaten, provinsi, dan pusat dan ditingkat dunia juga ada,” kata Totok.
Ia menjabarkan, pada akhir bulan Juli sampai awal Agustus 2025, KORMI Kabupaten Sidoarjo menguatkan tim KORMI Provinsi Jawa Timur mengikuti FORNAS VIII di NTB berhasil mendapat peringkat 2 nasional.
Totok juga mengatakan tahun 2025 ini KORMI telah membantu dukungan dana kepada KORMI Kecamatan untuk pelaksanaan kegiatan. Pentingnya pelaksanaan kegiatan olahraga agar masyarakat gemar berolahraga. “Harapan jangka panjangnya dalam DBON tahun 2045 Indonesia benar-benar menjadi sehat dan bugar,” sebutnya.
“Saya titip kepada ibu-ibu Ketua KORMI, kampung olahraga desa galakkan kegiatan yang minimal, lah, nggak usah yang mengeluarkan banyak biaya, bisa jalan sehat, senam, itu paling meriah,” sambungnya.


Ia berpesan agar masyarakat bisa mengukur jenis olahraga sesuai dengan usianya. Ia berharap pengurus yang telah dikukuhkan menggalakkan olahraga di wilayahnya masing-masing. Dengan terbentuknya KOM, masyarakat makin digerakkan berolahraga.
Plt Camat Jabon Abdul Rokhim, S.H. yang hadir menyaksikan pengukuhan KOM menekankan pada implementasi pelaksanaan kegiatan olahraga, dan pendanaan yang bersumber dari APBDes dengan didukung peraturan yang berlaku.
“Saya ucapkan selamat bagi pengurus kebetulan pengurusnya, ya, Nyonya Kepala Desa Bu Lurah, sekretarisnya Pak Carik bisa nanti bersinergi dalam pelaksanaan kampung olahraga di desa, biar masyarakat nanti sehat,” ujarnya.
“Banyak kegiatan-kegiatan desa nanti tetap ada sinkronisasi. Dalam pelaksanaan setelah dikukuhkan jangan bosan-bosan ada kegiatan, seperti ini kita didukung oleh aturan yang berjalan,” kata Rokhim.
Dengan resminya desa se-Jabon menjadi KOM, maka pengurus KOM bisa mulai bergerak mengajak warganya berolahraga untuk mencapai cita-cita mulia, Indonesia Bugar 2045. (Bidang Media dan Promosi)


















