Pencapaian membangga diraih Yayasan Asma Indonesia (YAI) Cabang Kabupaten Sidoarjo pada Festival Olahraga Nasional (FORNAS) VII di Jawa Barat tahun 2023. Empat jenis olahraga (jenor) beregu maupun perorangan yang dilombakan YAI Pusat semua dimenangkan YAI Sidoarjo. Total medali 8 emas, 3 perak, 3 perunggu yang dibawa pulang dan kemenangan ini membawa YAI Sidoarjo sebagai penyumbang medali emas tertinggi di Sidoarjo.
Tahun 2025, YAI Cabang Sidoarjo yang diketuai Siswanto Prawira, S.H., akan kembali turun pada FORNAS VIII di NTB. Segala persiapan dilakukan. Termasuk mencari bibit baru. Proses pencarian, salah satunya, dengan menggelar YAI Sidoarjo Goes to School. Siswanto bersama pelatih, dan pegiat YAI hadir di SMAN 1 porong, SMKN 3 Buduran, SMAN 4 Sidoarjo, dan SMA Hangtuah 5 Sidoarjo.
“Kita mencari kader atlet senam yang bisa kita kembangkan dengan senam asma untuk mengikuti FORNAS, sehingga sosialisasi senam asma lebih meluas. Karena selama ini (senam asma) sudah dikenal di GOR Sidoarjo sebagai senam yang rutin oleh masyarakat setiap hari Minggu,” ujar Siswanto.

YAI sengaja mencari kader di sekolah pasalnya, usia siswa sesuai dengan syarat usia FORNAS untuk jenor senam asma usia remaja yaitu 15-19 tahun.
Bukan sekadar mencari bibit baru, tapi sekaligus memperkenalkan senam asma pada siswa. “Ke sekolah ini kita perkenalkan senam asma sebagai bagian dari kegiatan sekolah,” lanjut Siswanto.
Tentu saja, remaja sekolah yang memiliki banyak energi ini tampak antusias berolahraga bersama. Seperti yang terjadi di SMKN 3 Buduran, Sidoarjo, Selasa (13/8/2024). Sekitar lebih dari 500 siswa kelas 10 dari 10 jurusan ngumpul jadi satu di lapangan sekolah. Para siswa ini berolahraga bersama mulai Senam Asma, Senam Sidoarjo Bugar dan Senam Kreasi. Acara makin greget, karena diakhir senam pelatih YAI memilih 3 siswa dengan penampilan terbaik.
Siswanto yang juga Wakil Sekretaris I KORMI Kab. Sidoarjo berharap dari kegiatan YAI bisa mendapatkan bibit baru untuk ikut ke FORNAS mandatang. “Menambah keanggotaan, disamping kita memperkenalkan Yayasan Asma Indonesia,” pungkas pria yang juga anggota Dewan Pertimbangan Kadin Kab. Sidoarjo, Dewan Pertimbangan Apindo Kab. Sidoarjo dan Penasehat Paguyuban Keluarga Besar Kepulauan Riau Jawa Timur. (aws/rr)

















