Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Sidoarjo, DPRD Kab. Sidoarjo, KORMI Kab. Sidoarjo bersama Inorga se-Kab. Sidoarjo duduk bareng dalam kegiatan Rapat Konsolidasi Inorga Tahun 2026. Acara yang diselenggarakan Disporapar Kab. Sidoarjo, Selasa (21/4/2026), ini mempertemukan KORMI dengan kalangan eksekutif dan legisatif untuk menyatukan visi dan memperkuat koordinasi antarpemangku kepentingan.
Acara yang berlangsung dalam suasana yang sinergis dihadiri Rachmad Eko Firmansjah Kepala Bidang Kepemudaan Disporapar Kab. Sidoarjo merangkap Plt Kepala Bidang Olahraga, Warih Andono Wakil Ketua DPRD Kab. Sidoarjo, Zahlul Yussar Sekretaris Komisi D DPRD Kab. Sidoarjo, MG Hadi Sutjipto Ketua KORMI Kab. Sidoarjo bersama jajaran pengurus dan 43 Inorga binaan KORMI Kab. Sidoarjo.
Fokus utama pertemuan itu adalah persiapan menghadapi Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (FORPROV) III Jatim di Jember tahun 2026 dan Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) IX di Palu, Sulawesi Tengah pada tahun 2027.

Warih Andono mengatakan DPRD Kab. Sidoarjo selalu mendukung KORMI dan men-support kegiatan-kegiatannya. “Terutama biayanya yang paling penting, kalau tidak ada biayanya, FORDA (FORPROV) dan FORNAS tidak akan bisa dilaksanakan,” kata Warih.
Senada dengan Warih, Zahlul Yussar juga memberikan dukungannya untuk KORMI. “Harus bisa bersinergi, berkolaborasi bersama karena kita punya Desain Besar Olahraga Nasional (DBON),” ujar Zahlul.
Ia menuturkan perlunya menyusun roadmap untuk mengikuti FORPROV III Jember, termasuk rencana anggarannya. Terkait hal itu harus ada harmonisasinya. Ia menyebutkan 10 urgensi koordinasi harmonisasi dan pengembangan, yaitu penguatan tata kelola dan sinkronisasi, basis data atlet dan komunitas, pembinaan berjenjang dan regenerasi, optimalisasi sarana dan prasarana, skema pendanaan dan transparasi, event dan sport tourism, peningkatan SDM pelatih dan pengelola, penguatan regulasi daerah, dampak sosial dan kesehatan, monitoring dan evaluasi berkala.
Dalam forum tersebut, Ketua KORMI Kab. Sidoarjo MG Hadi Sutjipto mengurai perjuangan KORMI dari waktu ke waktu mengikuti FORNAS II Jawa Tengah hingga FORNAS VIII NTB, serta FORDA I di Kota Malang dan FORDA II di Kota Surabaya. Pak Tjip, sapaannya, mengatakan KORMI Kab. Sidoarjo telah berkontribusi dalam perolehan medali FORNAS untuk Jawa Timur, dan berhasil menempati peringkat ke-2 pada FORDA Jatim.
Di balik capaian itu, para pengurus KORMI tidak hentinya berupaya mencari dukungan pendanaan agar bisa memberangkatkan atlet/pegiat Inorga Sidoarjo mengikuti FORNAS dan FORPROV. Meski hibah APBD masih kurang mencukupi namun dengan semangat gotong royong KORMI Sidoarjo bisa mengikuti FORPROV dan FORNAS.

“Keberadaan KORMI ini resmi ada dalam Undang-Undang tapi masih ada diskriminatif antara KONI dan KORMI, anggarannya njomplang jauh, jauh sekali. Saya itu dari FORNAS ke FORNAS, FORDA ke FORDA (mengikuti) pengurus ini berjuang luar biasa,” ujar Pak Tjip. Ia berharap pada FORPROV Jember nanti KORMI bisa mendapatkan dukungan anggaran.
“Kami tidak ingin anggaran itu sama dengan KONI tapi jangan beda jauh, karena yang kami urus juga besar. Kampung olahraga masyarakat 255 desa/kelurahan, inorga dan komunitas banyak. Kami juga ingin teman-teman Inorga merasakan seperti cabor (KONI) dapat anggaran rutin. Itu yang kami harapkan dan perjuangkan,” kata Pak Tjip.
Diakhir acara, Disporapar dan DPRD Kab. Sidoarjo menyatakan dukungannya pada program-program KORMI, termasuk memastikan dukungan kebijakan yang dibutuhkan KORMI beserta Inorga diantaranya pengakuan jalur prestasi olahraga masyarakat di sekolah. Melalui konsolidasi ini, diharapkan seluruh elemen dapat bergerak selaras dalam mendorong kemajuan olahraga masyarakat sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Sidoarjo di tingkat provinsi maupun nasional. (Bidang Media dan Promosi)

















