KORMI Kabupaten Sidoarjo telah resmi mendirikan Kampung Olahraga Masyarakat (KOM) di 290 desa/kelurahan se-Kabupaten Sidoarjo, setelah 18 desa se-Kecamatan Sukodono dikukuhkan sebagai KOM oleh Ketua KORMI Kabupaten Sidoarjo H. MG Hadi Sutjipto, S.H., M.M., pada Minggu (4/10/2026) pagi. Angka yang semakin bertambah ini memberi kekuatan semangat untuk mencapai tujuan Indonesia Bugar 2045.

Hadi Sutjipto mengatakan KORMI yang keberadaannya dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Olahraga merupakan satu dari pilar 3 utama olahraga yaitu olahraga pendidikan, olahraga masyarakat, dan olahraga prestasi. KORMI Sidoarjo ikut membantu pemerintah menyehatkan dan membugarkan masyarakat.
“Sesuai Peraturan Presiden Nomor 86 Tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) untuk mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia yang sehat dan bugar tahun 2045. Tugas ini berat, tapi Alhamdulillah di Sidoarjo Angka Harapan Hidup 74,6 tahun diatas rata-rata provinsi dan nasional, salah satu faktornya karena masyarakat gemar atau senang berolahraga,” kata Pak Tjip, sapaan MG Hadi Sutjipto.

Ia menitipkan pesan kepada pengurus KOM yang telah dikukuhkan agar Kampung Olahraga Masyarakat desa dapat berjalan dengan baik. Ketua KOM yang dijabat oleh Ketua TP PKK Desa diharapkan bisa menggerakkan masyarakat senang berolahraga, mulai dari anak-anak hingga lansia, termasuk para pria.
Ineke Dwi Setiawati, S.STP., MPA, Camat Sukodono yang hadir menyaksikan pengukuhan memberikan support pembentukan kampung olahraga masyarakat di wilayahnya.
“Semua jabatan pada dasarnya bukan hak milik tapi juga hak untuk mengabdi, dan ini ketambahan lagi pengabdian panjenengan dibidang olahraga. Prinsip seperti yang disampaikan Ketua KORMI Sidoarjo sebagaimana menggerakkan masyarakat, memasyarakatkan olahraga ini pada tujuan akhirnya, golnya, untu mencapai Indonesia Emas dimana di tahun 2045 Indonesia benar-benar mencipatakan generasi emas, sehat jasmani rohani, secara fisik juga bugar,” kata Ineke.
Ia mendorong adanya kegiatan olahraga rutin di tingkat desa, RW, RT untuk kebugaran kesehatan. “Nah, itu PR pemerintah desa dan juga stakeholder bagaimana membangun supporting sistem kegiatan olahraga itu bisa diterima masyarakat dan itu menjadi satu pembiasaan yang baik, jadi mulai dari kecil sampai dengan usia dewasa. Karena kalau sudah terbiasa akan berjalan dengan sendirinya,” ucap Ineke.
Ineke meyakini tujuan dapat tercapai dengan adanya komitmen bersama dan konsisten mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga.

Kegiatan pengukuhan KOM yang dilaksanakan di Balai Desa Jogosatru, Kecamatan Sukodono juga dibarengi dengan penilaian Lomba Kampung Olahraga Masyarakat. Desa Jogosatru merupakan KOM pertama yang dikukuhkan di Kecamatan Sukodono dan memjadi peserta Lomba KOM se-Kabupaten Sidoarjo tahun 2026 mewakili Kecamatan Sukodono. Kegiatan ini diawali dengan senam bersama masyarakat, dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan, penampilan tari remo, pencak silat, dan tari kreasi.
18 Desa se-Kecamatan Sukodono yang Dikukuhkan :
1. Desa Anggaswangi
2. Desa Bangsri
3. Desa Cangkringsari
4. Desa Jumputrejo
5. Desa Kebonagung
6. Desa Kloposepuluh
7. Desa Masanganwetan
8. Desa Ngaresrejo
9. Desa Pademonegoro
10. Desa Panjunan
11. Desa Pekarungan
12. Desa Plumbungan
13. Desa Sambungrejo
14. Desa Suko
15. Desa Sukodono
16. Desa Suruh
17. Desa Wilayut
18. Desa Masangankulon
(Bidang Media dan Promosi)
















