Setelah vakum dari seluruh kegiatan rutin selama pandemi covid19, Street Drum Sidoarjo (SDS) untuk pertama kalinya menggelar kegiatan bertajuk Battle Drum 2020. Acara yang digelar di trotoar Bank Jatim Sidoarjo, Minggu (1/11/2020), diikuti 16 anggota aktif Street Drum Sidoarjo.
Owner dan founder Street Drum Sidoarjo, Yopi Aditya, menjelaskan pada kegiatan ini menampilkan 2 orang pemain drum sekaligus. Keduanya diwajibkan memainkan lagu minus one dari artis pilihan yaitu KLA Project, Endank Soekamti, Isyana Saravati, Bruno Mars dan Ipank DJ. Peserta tidak bisa memilih lagu dan menentukan lawan drumnya karena ditentukan dari hasil undian.
Secara bergantian para drummer Sidoarjo beradu skill sembari saling belajar. Diantara drummer yang hadir, tampak anggota Street Drum Sidoarjo yang masih pelajar, Farhan dari SMPN 1 Sidoarjo, Rasya dari SD Pembangunan Jaya, Bryan dan Radit dari SMP Pembangunan Jaya. Anggota muda yang rata-rata sudah bergabung di Street Drum Sidoarjo selama 5 tahun ini begitu menikmati setiap pukulan stick yang digebukkan diatas tom tom hingga cymbal.

Yopi mengatakan kegiatan pagi hari itu dilakukan untuk melawan corona. “Kegiatan ini bertujuan untuk melawan corona karena corona kadang membuat kita takut, mau kemana-kemana takut. Nah, teman-teman dengan media drum yang ada kita ajak melawan corona kenapa, sih, kita main drum, kita juga mengeluarkan keringat, otomatis imun kita bisa naik,” kata Yopi.
Jika pandemi covid19 ini sudah berlalu, komunitas yang memiliki slogan tahun 2020 ‘One Pride’s Play Drum’ telah menyiapkan sejumlah agenda kegiatan. Yopi mengatakan, “Kita akan giat lagi yang namanya SDS percussion, kita akan buka lagi Street Drum School yang akan kita lakukan di basecamp kita di Jalan Kombes Pol. M. Duryat, kita akan kembali lagi ke alun-alun kalau memungkinkan.”
Termasuk pula melakukan pemilihan Ketua Street Drum Sidoarjo. Pasalnya, masa bakti ketua SDS tahun 2019-2020 telah berakhir pada Bulan Januari lalu dan belum dilakukan pemilihan lagi karena terhalang pandemi. Yopi menuturkan akan melakukan pemilihan ketua baru pada Januari 2021 untuk masa bakti satu tahun kedepan. Ketua yang baru nantinya, lanjut Yopi, akan dipilih berdasarkan keaktifannya dikomunitas SDS minimal 2 tahun, berdedikasi tinggi terhadap minatnya pada drum dan komunitas, disiplin serta memiliki visi misi kedepan. (aws/rr)
Keterangan foto utama : Yopi Aditya (kiri) tampil bersama rekannya, Iqbal (kanan)

















