Geluti Dunia Olahraga Selama 37 Tahun, Sri Anna Maria Terima Penghargaan Penggerak Olahraga Prestasi

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 26 Juni 2021 - 15:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sri Anna Maria menerima piagam penghargaan tokoh Penggerak Olahraga Prestasi yang diserahkan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah

Sri Anna Maria menerima piagam penghargaan tokoh Penggerak Olahraga Prestasi yang diserahkan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah

Tahun ini Hj. Sri Anna Maria mendapat hadiah kejutan. Tak disangka Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menganugerahinya penghargaan sebagai Penggerak Olahraga Prestasi. Penghargaan diserahkan oleh Bupati Sidoarjo Saiful Ilah pada upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-36, di Alun-alun Sidoarjo, Jumat (20/9/2019).

Sri Anna Maria mengaku senang menerima penghargaan sebagai tokoh Penggerak Olahraga Prestasi. Penghargaan tersebut merupakan penghargaan pertamanya dari pemerintah kabupaten sepanjang 37 tahun karirnya di bidang olahraga untuk kota kelahirannya, Sidoarjo.

“Saya berterimakasih terutama kepada Allah. Allah telah memberikan kejutan tapi saya merasa ini semua Allah yang mengatur. Saya senang bahagia sampai anak, cucu ikut senang karena punya nenek yang masih sehat. Tapi saya tidak terbayangkan dapat penghargaan karena saya ikhlas, karena juga ini untuk diri saya sendiri supaya sehat,” kata wanita yang biasa disapa Bunda Anna.

Ditemui di rumahnya Jl. Mayjen Sungkono No. 3 Sidoarjo, Anna menceritakan kembali sepak terjangnya. Dimulai pada pada tahun 1982, Anna mendirikan sanggar senam “Maharia” di rumahnya. Tahun 1985 Anna bergabung dengan Perwosi (Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia) Kab. Sidoarjo dimasa kepemimpinan Bupati Sidoarjo Kol. (Art.) Soegondo. Tahun 1992 Anna aktif sebagai Ketua Ikatan Ahli Senam Wanita Indonesia (Ikaswi) Kab. Sidoarjo.

Baca juga :  Ahmad Khudo'i Rizal Torehkan Prestasi Juara 1 Tunas Bumi 2019

“Tapi saya di Ikaswi ditarik ke DPD (Jawa Timur) dan tidak boleh memegang 2 jabatan, akhirnya  yang di Sidoarjo saya lepas. Saya memilih Bu Nanik (Hernanik) untuk menjadi ketua Ikaswi,” kata Anna.

Ikaswi, pada perjalanannya berubah nama menjadi Asosiasi Pengajar dan Pelatih Senam Indonesia (APPSI) Cab. Sidoarjo yang saat ini diketuai Hernanik.

Tahun 1995 Anna berkecimpung dan ikut berperan mendirikan Klub Asma Sidoarjo. Pada masa itu senam asma hanya digelar di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kab. Sidoarjo. Selanjutnya, tahun 2000 Anna diminta Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kab. Sidoarjo untuk mengisi kegiatan senam gembira di Alun-alun Sidoarjo setiap Hari Minggu. Namun dia memutuskan tidak lagi mengajar senam dan mengirimkan anak didik di sanggarnya untuk menjadi instruktur senam.

“Saya berhenti mengajar karena memberikan kesempatan untuk adik-adik yang kursus di sini (Sanggar Maharia) untuk melatih, nanti dia bisa ngajar di sangar atau di lapangan. Baik, jelek, betul, salah, mereka harus berani tampil di lapangan, meski bukan saya tapi saya mantau terus,” tutur penasehat Yayasan Asma Indonesia (YAI) Cabang Sidoarjo ini.

Baca juga :  Senam Tera Indonesia “Delta Pertiwi” Kab. Sidoarjo Mengembangkan Organisasi di Pondok Sedati Asri

 Meski tidak lagi menjadi instruktur senam, Anna tidak memalingkan fokusnya dari olahraga. Tahun 2002 hingga sekarang Anna terus dipercaya untuk menjadi Ketua Senam Pernapasan Indonesia TERA (Sehat, Tentrem, Indah) Kab. Sidoarjo. Dan pada tahun 2010 sampai sekarang, Anna aktif sebagai perngurus FORMI Kab. Sidoarjo. Sementara Sanggar Maharia miliknya diteruskan oleh putri bungsunya, Nila.

Puluhan tahun mampu konsisten di dunia olahraga dan mengikuti perkembangan olahraga di Sidoarjo, wanita yang kerap ikut Salat Subuh berjamaah di masjid pondok pesantren dekat rumahnya ini memberikan pesan untuk pelaku olahraga yang usianya jauh lebih muda.

“Rutin berolahraga, jangan lupa selalu bersyukur, berdoa kepada Allah bahwa Allah yang mengatur semuanya tapi tidak lepas dari kita berusaha. Kita harus tetap olahraga setiap hari, kita harus semeleh, sabar dan bersyukur apapun itu suka atau duka harus kita syukuri,” tuturnya.

Diusianya yang kian senja, Anna ingin tetap bermanfaat bagi orang lain dengan mengajak hidup sehat, bersabar dan terus melakukan kebaikan. (rr)

Keterangan foto utama : Sri Anna Maria menerima piagam penghargaan tokoh Penggerak Olahraga Prestasi yang diserahkan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah

Berita Terkait

Cair! Pemkab Sidoarjo Gelontorkan 1,1 M untuk Reward Pegiat FORDA dan FORNAS
FORNAS VIII NTB Tuntas, KORMI Sidoarjo Raih 44 Medali
Jatim Runner Up FORNAS VIII NTB, Produktivitas Perolehan Medali Jauh Lebih Unggul
KORMI Sidoarjo Duduki Peringkat 2 FORDA II Jatim Kantongi 63 Medali, Terbanyak ke-2 Se-Jatim
Inovasi Kampung Olahraga Masyarakat Berdampak Positif, Hayono Isman: KORMI Sidoarjo Terbaik Se-Indonesia
Bersiap, KORMI Kab. Sidoarjo Akan Menjadi Prototipe Sport Tourism di Jatim
Ketua Umum KORMI Sidoarjo MG. Hadi Sutjipto Raih Penghargaan Pembina Olahraga Dari Unsur Perorangan dari Gubernur Jatim
Prestasi Terus Menanjak, KORMI Kab. Sidoarjo Raih 49 Medali FORNAS VII Jabar 2023

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 23:24 WIB

Cair! Pemkab Sidoarjo Gelontorkan 1,1 M untuk Reward Pegiat FORDA dan FORNAS

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 08:56 WIB

FORNAS VIII NTB Tuntas, KORMI Sidoarjo Raih 44 Medali

Jumat, 1 Agustus 2025 - 20:22 WIB

Jatim Runner Up FORNAS VIII NTB, Produktivitas Perolehan Medali Jauh Lebih Unggul

Rabu, 4 Desember 2024 - 22:35 WIB

KORMI Sidoarjo Duduki Peringkat 2 FORDA II Jatim Kantongi 63 Medali, Terbanyak ke-2 Se-Jatim

Minggu, 10 Desember 2023 - 14:40 WIB

Inovasi Kampung Olahraga Masyarakat Berdampak Positif, Hayono Isman: KORMI Sidoarjo Terbaik Se-Indonesia

Berita Terbaru