KOSTI Korwil Sidoarjo Jelajahi Jalan Daendels Dengan Sepeda Tua

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 18 Juni 2021 - 16:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim ekspedisi memasuki etape terakhir di Panarukan, Situbondo

Tim ekspedisi memasuki etape terakhir di Panarukan, Situbondo

Jalan Daendels menjadi kenangan bagi Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) Korwil Sidoarjo. Pasalnya, anggota KOSTI Sidoarjo berhasil mengontel sepeda tuanya sepanjang 1150 Kilometer, dari Anyer hingga Panarukan dalam event Ekpedisi Ngonthel Anyer-Panarukan.

Tahun ini, KOSTI Korwil Sidoarjo dibawah komando ketua Ari Bayasi menyelesaikan program kerjanya dengan melakukan ekspedisi mengayuh sepeda tua mulai dari mercusuar Anyer yang menjadi 0 Kilometer Jalan Daendels menuju Panarukan, Situbondo. Tim ini diikuti 30 orang, yang terdiri dari 18 onthelis (sebutan bagi pengayuh sepeda dikalangan KOSTI) dari KOSTI Sidoarjo, 5 orang dari KOSTI Pusat sebagai marshal atau pengatur jalan, 3 orang dari KOSTI Tangerang Selatan, 1 orang dari KOSTI Tuban dan 3 orang dari pantia.

Ekpedisi Ngonthel Anyer-Panarukan merupakan momen tapak tilas bagi KOSTI Korwil Sidoarjo dengan waktu tempuh 14 hari, mulai 28 Oktober hingga 10 November 2016. Rombongan mulai bergerak mengonthel saat Hari Sumpah Pemuda dan berakhir pada Peringatan Hari Pahlawan. Ada 9 etape yang akan dilalui sepanjang rute Anyer–Jakarta–Cikampek–Indramayu–Pemalang–Semarang–Pati–Rembang–Tuban–Sidoarjo–Probolinggo–Panarukan.

Tim ekspedisi diberangkatkan oleh Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah, SH., M.Hum di depan Pendopo Sidoarjo

Kegiatan Ekpedisi Ngonthel Anyer-Panarukan menjadi program pamungkas pada periode kepengurusan tahun 2013-2016. Selama 3 tahun berturut-turut, KOSTI Korwil Sidoarjo pernah melaksanakan program besarnya.

“Tahun pertama sudah membuat gebrakan ngonthel nasional di GOR Sidoarjo ‘Ngonthel Bumi Jenggolo’, ketua panitianya  Pak Lulung, hampir 5400 onthelis yang hadir. Tahun kedua, kita mengadakan sinau ngonthel nusantara. Kita datangkan pakar yang memahami tentang sepeda onthel, kita sinau sepeda yang antik dan otentik itu yang gimana. Yang antik belum tentu otentik. Yang otentik itu yang baik. Kita memahami dunia sepeda onthel. Tahun ketiga ya ini ngontel Anyer-Panarukan,” kata Ari Bayasi.

Baca juga :  FORMI Kab. Sidoarjo Pelopor Kampung Olahraga Rekreasi

Satu Sepeda Sejuta Saudara

Ditemui terpisah, Mariyono, Wakil Ketua III KOSTI Sidoarjo, menceritakan kembali pengalamannya bersama KOSTI Sidoarjo saat menyusuri Jalanan Daendels.

“Saat di DKI Jakarta kita diberangkatkan oleh Ketua Umum Kosti Pusat (Brigjen. Pol. (Purn) Dr. H. Eddy Saparwoko) menuju Cikampek dan bermalam di Cikampek. Lalu menuju Indramayu, bermalam di Indramayu. Dari Indramayu ke Cirebon, di Cirebon  ditempatkan di Gedung Negara Cirebon sebagai tempat istirahat. Dari Cirebon ke Pemalang, dari Pemalang ke Semarang. Dari Semarang menuju Rembang, dari Rembang ke Tuban lalu ke Gresik dan bermalam di Gresik. Dari Gresik menuju Sidoarjo, istirahat dalam perjalanan ke Surabaya, berhenti di Jembatan Merah Surabaya, Hotel Mojopahit, Kantor Gubernur Jawa Timur, lalu berhenti di Taman Bungkul,” kata Mariyono.

Tim KOSTI Sidoarjo diterima di Gedung Negara Cirebon

“Dari Taman Bungkul istirahat di Korem Surabaya sambil menunggu jemputan teman-teman yang ngonthel dari Sidoarjo. Dari Korem kemudian bersama-sama ke Sidoarjo. Sampai Sidoarjo tanggal 7 November, jam 15.30 sore. Kita istirahat di Sidoarjo, tanggal 9 November, ngonthel dari Sidoarjo menuju Kraksan di Pesantren Zainul Hasan, Genggong Probolinggo. Kita diterima dan dijamu oleh Kyai  Dr. M. Harris, M. Kes. Sekitar jam 10 pagi kita ngonthel dari Kraksan menuju tugu Panarukan,” lanjutnya.

Setibanya digaris akhir, seluruh tim terharu, berpelukan, hingga meneteskan air mata karena tim berhasil menyelesaikan ekspedisinya. “Seremonial penutupnya di Panarukan pukul 15.30 WIB, yaitu pembukaan, menyanyikan Indonesia Raya, sholawatan, sambutan dari Ketua KOSTI Sidoarjo Pak Ary Bayasi, sambutan Bupati Situbondo dan dari KOSTI Pusat Pak Bambang Waluyo Jati,” tutur Mariyono.

Baca juga :  Inovasi Kampung Olahraga Masyarakat Berdampak Positif, Hayono Isman: KORMI Sidoarjo Terbaik Se-Indonesia

Pria berkacamata ini menambahkan, “Semangat teman-teman bisa sampai dari Anyer-Panarukan ini adalah MTG, Maju Tak Gentar. Itu tok wes , mau berangkat ngonthel yel-yelnya disebut MTG!”

Selain ngontel, kegiatan yang ditujukan untuk mengenang jasa pahlawan, juga untuk bersilahturami. “Karena motto kita ‘Satu Sepeda Sejuta Saudara’. Selain kegiatan ini ada ziarah ke Cirebon, Sunan Gunung Jati, berikutnya kita juga baksos menyantuni anak yatim di Desa Mbeji, Pasuruan, dengan memberikan uang dan beras, serta mie instans,” ungkap Mariyono.

Perjalanan panjang yang ditempuh tim ekspedisi tidak selalu mulus, tapi menurut Mariyono, kendala yang dihadapi di jalan termasuk wajar, seperti ban gembos, pedal sepeda lepas, cuaca yang cukup panas dan terkadang hujan.

Namun, pengalaman yang ditemui selama di jalan menghibur tim yang dikomandani H. Mat Sali. Misalnya saja, sambutan hangat dan rasa kekeluargaan yang erat dari KOSTI yang berada di kota-kota yang dilewati. Bahkan pejabat di kota setempat turut menerima kedatangan tim ekspedisi ini, seperti di Kab. Gresik, tim ekspedisi dilepas oleh Wakil Bupati Gresik Dr. H. Mohammad Qosim, M.Si, di Kab. Sidoarjo tim ini diberangkatkan oleh Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah, SH., M.Hum. Saat akan memasuki Situbondo, disambut Bupati Situbondo H. Dadang Wigiarto, SH., bersama Wakil Bupati Ir. H. Yoyok Mulyadi M.Si. Bupati dan wakil bupati Situbondo pun ikut ngontel menyambut kedatangan rombongan ontelis KOSTI ini. (aws/rr)

Keterangan foto utama : Tim ekspedisi memasuki etape terakhir di Panarukan, Situbondo

Berita Terkait

Tasyakuran STI Delta Pertiwi Tandai Semangat Para Pengurus Baru
KORMI Sidoarjo Meriahkan Pembukaan CFD di Alun-alun Sidoarjo
STI Sidoarjo Peringati Hari Ibu dengan Senam dan Makan Bersama
MG Hadi Sutjipto Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua Umum KORMI Sidoarjo 2025-2029
Lomba Line Dance dan Berbagi Kebahagiaan untuk Yatim dan Duafa Meriahkan HUT ke-6 DPW ILDI Sidoarjo
Markandeya Yoga Indonesia Bergabung sebagai Komunitas di KORMI Sidoarjo
HUT ke-25 KORMI Tahun 2025, Bupati Sidoarjo Ajak Eleman Masyarakat, dan ASN, Dukung Program KORMI
Pelatihan Instruktur Senam Tingkatkan SDM Instruktur di Kampung Olahraga Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 20:04 WIB

Tasyakuran STI Delta Pertiwi Tandai Semangat Para Pengurus Baru

Minggu, 1 Februari 2026 - 19:42 WIB

KORMI Sidoarjo Meriahkan Pembukaan CFD di Alun-alun Sidoarjo

Rabu, 17 Desember 2025 - 00:13 WIB

STI Sidoarjo Peringati Hari Ibu dengan Senam dan Makan Bersama

Rabu, 10 Desember 2025 - 22:24 WIB

MG Hadi Sutjipto Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua Umum KORMI Sidoarjo 2025-2029

Sabtu, 22 November 2025 - 19:46 WIB

Lomba Line Dance dan Berbagi Kebahagiaan untuk Yatim dan Duafa Meriahkan HUT ke-6 DPW ILDI Sidoarjo

Berita Terbaru