FORDA dan FORNAS menjadi pokok bahasan utama dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) KORMI Kabupaten Sidoarjo tahun 2024, Sabtu (3/8/2024). Ketua umum KORMI Kab. Sidoarjo H. MG. Hadi Sutjipto, S.H., M.M., menjadi narasumber utama dalam Rakerda. Rapat diikuti seluruh pengurus KORMI Kab. Sidoarjo, cabang organisasi olahraga masyarakat dan komunitas, KORMI Kecamatan se-Kab. Sidoarjo, dan Kampung Olahraga Masyarakat.
Pak Tjip, sapaan Hadi Sutjipto, menyampaikan kegiatan Antar Kampung (Tarkam) Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia yang digelar Kabupaten Sidoarjo pada Bulan Agustus dan Festival Olahraga Desa Wisata (Fordeswita) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia yang menunjuk Provinsi Jawa Timur sebagai pilot project.
Pada kesempatan itu, Pak Tjip mengingatkan kembali tugas KORMI dalam mengembangkan olahraga masyarakat. “Kita ditugasi membangkitkan olahraga di masyarakat dan kita kembangkan olahraga masyarakat,” ujarnya.

KORMI juga ingin menyukseskan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). “Tanggung jawab KORMI adalah menyehatkan masyarakat, membuat Indonesia bugar. Tahun 2045 Indonesia Emas rakyat Indonesia 70 persen harus sudah sehat dan bugar. Sehat belum tentu bugar, kalau bugar Insya Allah sudah sehat, jadi sehat dan bugar jadi satu. itu tugasnya KORMI,” ujarnya.
Selain itu, lanjut Pak Tjip, KORMI Kab. Sidoarjo masih berjuang dalam Festival Olahraga Masyarakat Daerah (FORDA) dan Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS). Pasalnya, setiap mengikuti event besar itu dan mengharumkan nama Sidoarjo, KORMI Kab. Sidoarjo harus patungan biaya dan pegiat harus membayar sendiri keikutsertaannya.
“KORMI saat ini masih berjuang, KORMI tidak ingin dapat anggaran seperti KONI tapi ada perhatian. Itu yang penting. Kita sudah mengeluh bolak balik, ke dewan (DPRD), dan sebagainya. Alhamdulillah sekarang komunikasi dengan Dispora enak, dan kalau tidak salah direkom Kadispora KORMI ini diusulkan anggaran Rp2,8 miliar. Luar biasa. Kalau itu benar-benar, ya, bisa membantu cabang organisasi. Di KONI cabor mendapat anggaran besar-besar tapi di KORMI tidak ada,” kata Pak Tjip.
Pada kesempatan itu Pak Tjip menyelipkan harapan agar Ketua KORMI Sidoarjo selanjutnya dijabat oleh Wakil Bupati.
Asisten II Pemkab Sidoarjo M. Mahmud yang hadir mewakili Plt. Bupati Sidoarjo H. Subandi, S.H., M.Kn., menyampaikan 3 pesan Plt. Bupati. “Sidoarjo sangat mendukung dengan mengapresiasi terkait kegiatan KORMI Sidoarjo dengan harapan nanti termasuk support anggaran juga harus ada,” kata Mahmud.
Mahmud yang masuk dalam tim anggaran Pemkab Sidoarjo akan mengawal usulan Rp2,8 miliar untuk KORMI Sidoarjo agar kegiatan KORMI bisa berjalan dengan baik.
“Yang keduanya, yang disampaikan beliau (Plt Bupati) bahwa kegiatan KORMI ini adalah kegiatan luar biasa, bagaimana menyehatkan dan membugarkan masyarakat di Sidoarjo dari tingkat bawah ini betul-betul yang diharapkan kita semua. Karena dengan sehat dan bugarnya masyarakat kita ini maka apapun kegiatan kita yang dilakukan oleh masyarakat kita semuanya ini bisa berjalan dengan baik,” lanjutnya.
Harapan Plt Bupati Subandi, KORMI Kab. Sidoarjo dapat.membawa nama baik Sidoarjo baik dievent provinsi, nasional, internasional. Rakerda ini menjadi ajang mengevaluasi kinerja untuk peningkatan prestasi yang gemilang.
“Terakhir yang disampaikan beliau (Plt. Bupati), pemerintah daerah akan mendukung men-support kegiatan, nanti anggaran yang disampaikan tadi ini adalah bentuk atas Pemerintah Daerah Kabupaten Sidoarjo sehingga nanti ada sinergi antara KORMI dengan pemeintah daerah yang nanti akan ditempatkan secara teknis di OPD, di Disporapar,” pungkas Mahmud.
Dalam rangkaian Rakerda yang diselenggarakan di pendopo belakang Delta Wibawa ini, selain Pak Tjip, narasumber yang mengisi Rakerda adalah Wakil Ketua II Untung Suhardjo, S.E., yang menyampaikan tentang teknis FORDA, FORNAS, dan Sekretaris Umum Suwignyo, S.H., yang menyampaikan gambaran program KORMI Kab. Sidoajo tahun 2024. (aws/rr)

















