Street Drum Sidoarjo bersemangat untuk menyatukan drummer-drummer se-Jawa Timur menjadi satu komunitas. Salah satu upaya itu ditunjukkan saat Street Drum Sidoarjo melakukan kolabarasi event bersama komunitas Drummer Gresik Seru (DGS). Kedua komunitas ini menggagas digelarnya Drum On beach, di Pantai Delegan Gresik, Sabtu (24/8/2019).
Acara ini mengundang komunitas drummer dari 12 kabupaten/kota di Jawa Timur, diantaranya Malang, Bondowoso, Tuban, Bojonegoro, Surabaya, Lamongan hingga Ngawi. Sebanyak 400-an drummer se-Jawa Timur yang hadir turut berkolaborasi menggebuk drum pada sesi perkusi dan minus one. Para drummer ini menunjukan kemampuannya masing-masing secara bergantian.
“Sidoarjo ini sebenarnya mem-booster teman-teman drummer, komunitas se-Jawa timur, untuk mengguyubkan mereka menjadikan satu kesatuan, menjadi komunitas drum se-Jawa Timur,” kata pendiri dan pembina Street Drum Sidoarjo, Yopi Aditya.
Acara yang dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Dr. H. Moh. Qosim, M.Si., itu semakin meriah dengan lomba-lomba unik dan menarik. Setiap komunitas mengikutsertakan 2 orang anggotanya untuk mengikuti lomba di bibir pantai, seperti lomba memasukan stik drum dalam botol, mencari bendera yang tersembunyi dan memindahkan karet gelang menggunakan sedotan.

Dipenghujung acara sekitar pukul 17.00 WIB ditutup dengan serah terima jabatan ketua Drummer Gresik Seru periode tahun 2019-2020. Dari kegiatan ini, Yopi berharap para pemain drum se-Jawa Timur dapat bersatu dalam wadah komunitas berslogan “One Beat One Family”.
“Semua komunitas drummer se-Jawa Timur bisa guyub, kalau kita mau ada agenda apa, kita bersatu bersama dengan kota-kota yang lain, sama seperti Jawa tengah, Jawa Barat, mereka, kan, kelihatan guyub, kalau di Jawa Timur belum ada,” harap Yopi.
Terkait dengan kelanjutan acara kolaborasi dengan kota lain, Yopi menuturkan rencananya akan menggelar kembali tahun 2020 di Surabaya. “Lokasinya di Balai Pemuda Surabaya, mudah-mudahan komunitas drummer se-Jawa Timur sudah terbentuk,” kata Yopi.
Sementara itu, Street Drum Sidoarjo juga telah memiliki agenda acara sendiri di dalam kota, yaitu pergantian ketua Street Drum Sidoarjo. “SDS (Street Drum Sidoarjo) akan ada acara di area Lapindo dalam rangka pergantian ketua SDS tahun 2020-2021 pada Januari tahun depan,” tutup Yopi.
Pada acara mendatang, Street Drum Sidoarjo akan mengundang para drummer se-Jawa timur sekaligus untuk memperingati tragedi Lumpur Lapindo. (aws/rr)

















